Dua Saham Emiten Milik Erick Thohir Melesat Tinggi

BEKASIKU.COM – Dua saham emiten milik Erick Thohir dan perusahaan Group Mahaka yang dibangun, PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan anak upayanya PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) kembali naik sampai jadi hebat gainers di awal perdagangan ini hari, Selasa (27/7/2021).

Peningkatan ke-2 saham emiten milik Erick Thohir itu meneruskan pengokohan pada dua hari kemarin atau Semenjak Jumat (23/7) minggu kemarin.

Berdasar data Bursa Dampak Indonesia (BEI), jam 10.05 WIB, saham ABBA dan MARI sukses menempati rangking ke-3 dan ke-4 hebat gainers pagi hari ini.

Saham ABBA terdaftar melejit 20,37% ke Rp 650/saham dengan nilai transaksi bisnis Rp 59,02 miliar, sesudah tempo hari sentuh auto rejection atas (ARA) 25,00%.

Sama ini, dalam seminggu saham ABBA melesat 101,86%, sementara dalam satu bulan ‘terbang’ 173,11%. Nilai kapitalisasi pasar (pasar cap) saham ABBA capai Rp 1,80 triliun.

Melejitnya saham ABBA semenjak minggu kemarin terjadi di tengah-tengah gagasan perusahaan melangsungkan penerbitan saham baru dengan Hak Pesan Dampak Ditambah Dulu (HMETD) alias rights issue.

Setali tiga uang, saham MARI mendaki 10,71% ke Rp 496/saham dengan nilai transaksi bisnis Rp 140,56 miliar. Sama ini, saham MARI telah naik sepanjang tiga hari berturut-turut, yaitu pada Jumat (23/7) sejumlah 4,02% dan Senin (26/7) tempo hari yang capai 8,21%.

Akhirnya, dalam seminggu saham MARI telah melejit 34,05%, sementara dalam satu bulan melesat 55,00%, dengan nilai pasar cap Rp 2,63 triliun.

Pada Rabu minggu kemarin, ABBA umumkan gagasan menambahkan modal dengan pola rights issue sebanyaknya 1,20 miliar saham.

Merujuk prospektus yang dipublikasi ABBA, nilai nominal rights issue itu sejumlah Rp 100 per saham. Tindakan korporasi ABBA sudah kantongi restu pemegang saham.

BACA JUGA  Maskapai Garuda Indonesia Sepi Penumpang , Begitupun Lion Air

Management mengatakan, tambahan modal itu akan dilaksanakan sama sesuai kepentingan pendanaan perseroan. Adapun penerapan rights issue dikerjakan tidak lebih dari 12 bulan semenjak tanggal kesepakatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Adapun, imbas dari tindakan korporasi ini pada keadaan keuangan perseroan bisa perkuat susunan pendanaan perseroan, meningkatkan aktivitas usaha, tingkatkan performa, tingkatkan, meluaskan investasi, dan alokasi lain memberikan dukungan perkembangan usaha, hingga bisa punya pengaruh positif pada keadaan keuangan perseroan.

“Tambahan modal ini memberinya dampak ke pemegang saham perseroan yang tidak memakai haknya, prosentase pemilikan saham akan terdilusi,” ungkapkan management ABBA, diambil Rabu (21/7/2021).

Gagasannya, pemakaian dana hasil rights issue ini akan dipakai untuk modal kerja perseroan dan anak usaha dan investasi bidang tehnologi digital lewat peningkatan usaha anak usaha, investasi baru, peningkatan program, dan pembelian hardware.

Sementara, MARI akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan RUPS-Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Agustus kedepan di Jakarta.

Selainnya masalah jadwal RUPS-RUPSLB, rupanya ada berita terkini yaitu MARI kehadiran pemegang saham baru PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia.

Data pemegang saham di atas 5% yang di-launching Kustodian Sentra Dampak Indonesia (KSEI) memperlihatkan, per 13 Juli 2021 Asuransi Generali memegang 5,05% saham MARI.

Awalnya pada tanggal 12 Juli 2021 terdaftar Asuransi Generali belum juga menggenggam 5% saham MARI.

Sekarang ini, Asuransi Generali menggenggam 314 juta saham MARI atau sama dengan 5,98% yang maknanya asuransi asal Italia ini kembali menambahkan pemilikan sahamnya di MARI semenjak tanggal 13 Juli. Namun belum tersingkap berapakah nilai investasinya.

MARI mengurus beberapa radio salah satunya PT Radio Attahiriyah, PT Suara Irama Cantik, PT Radio Camar, PT Radio Mustang Khusus, PT Radio Ramako Djaja Raya, dan PT Mahaka Radio Digital.

BACA JUGA  Saham Bukalapak Melesat, Harta Achmad Zaky Tembus Rp 4,79 Triliun
//oackoubs.com/4/4412659
Share via
Copy link
Powered by Social Snap
Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro
Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Refresh