Kisah Petinju Prichard Colon Mendez Yang Mengalami Kondisi Vegetatif

BEKASIKU.COM – Kisah Petinju Prichard Colon Mendez. Petinju yang Mengalami Kondisi Vegetatif Akibat Pukulan Lawan di Ring Tinju

Petinju Prichard Colon Mendez (lahir 19 September 1992) adalah mantan petinju profesional Amerika. Selama karir amatirnya, Colón mendapatkan ketenaran karena memenangkan 5 kejuaraan nasional di divisi 141 dan 152 pound.

Dia juga memenangkan medali emas di Kejuaraan Pemuda Panamerican 2010 dalam kategori 64 kg. Dia bertarung di Pra-Olimpiade Brasil untuk memenangkan tiket ke Olimpiade Musim Panas 2012 di London, tetapi kalah dari petarung Venezuela di babak ketiga.

petinju Prichard Colon Mendez, petinju indonesia, petinju dunia, petinju terbaik sepanjang masa, petinju kelas berat, petinju indonesia juara dunia, petinju islam, petinju muslim,

Pada 2012, Colón memutuskan untuk menjadi petarung profesional. Dia mengakhiri karir amatirnya dengan rekor 170-15 dan digadang gadang sebagai petinju sukses di masa depan.

Colón melakukan debut profesionalnya pada 23 Februari 2013. Pertarungan pertamanya adalah melawan Xavier La Salle di Cosme Beitía Salamo Coliseum di Cataño, Puerto Rico. Colón mengalahkan LaSalle di babak pertama. Dia bertarung lima kali pada 2013 dan 7 kali pada 2014.

Pertarungannya yang paling menonjol dan mencuri perhatian terjadi pada 9 September 2015 ketika dia bertarung melawan Vivian Harris, seorang petarung yang lebih berpengalaman.

Pertarungan diadakan di Ricoh Coliseum di Toronto, Ontario, Kanada, dan berakhir dengan Colón berhasil mengalahkan Harris di ronde keempat.

Pada 17 Oktober 2015, Colón dijadwalkan untuk melawan Terrel Williams dalam pertarungan undercard di EagleBank Arena di Fairfax, Virginia. Pertarungan terjadi hanya sekitar satu bulan setelah pertarungan terakhir Colón melawan Vivian Harris yang mengharumkan nama Colon.

petinju Prichard Colon Mendez, petinju indonesia, petinju dunia, petinju terbaik sepanjang masa, petinju kelas berat, petinju indonesia juara dunia, petinju islam, petinju muslim,

Namun siapa sangka pertarungan inilah yang akan merubah nasib seorang petinju potenisial ini selamanya.

Pertarungan berlangsung sengit dimana kedua petinju saling melancarkan serangan. Namun pada salah satu ronde, Colón memukul Williams terlalu rendah dan mengenai alat vitalnya. Williams berguling guling kesakitan diatas ring dan Colon dikenakan pelanggaran karena itu.

BACA JUGA  Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo: Jepang vs Spanyol
petinju Prichard Colon Mendez, petinju indonesia, petinju dunia, petinju terbaik sepanjang masa, petinju kelas berat, petinju indonesia juara dunia, petinju islam, petinju muslim,

Setelah Williams bangkit, seketika cara bertarungnya berubah total. Ia terlihat untuk bernafsu untuk menyerang Colon dan memberikan gestur “aku akan membunuhmu”.

Ketika pertarungan dilanjutkan, Williams menyerang Colon dengan sangat buas. Williams terus melakukan pukulan telak kearah kepala Colon, lebih tepatnya dibagian kepala belakangnya sebelah kiri.

petinju Prichard Colon Mendez, petinju indonesia, petinju dunia, petinju terbaik sepanjang masa, petinju kelas berat, petinju indonesia juara dunia, petinju islam, petinju muslim,

Colon sempat terjatuh dan memegangi kepalanya yang terasa sakit, namun wasit tidak menghentikan pertandingan dan hanya memperingatkan Williams. 

Bukannya berubah, Williams tetap melanjutkan cara bertarung brutalnya, lagi lagi yang diincar adalah kepala belakang Colon.

Colon kembali terjatuh namun tetap berusaha bangkit untuk melanjutkan pertandingan walau sudah sangat terlihat ia menahan kesakitan dengan terus memegangi kepalanya.

2 kali jatuhnya Colon terjadi di ronde 9 pertandingan. Ketika pertandingan akan dilanjutkan ke ronde ke-10, Colon tidak lagi berada di arena. Team dari Colon mengatakan bahwa Colon mengalami keluhan pusing, pandangan yang kabur dan muntah muntah.

petinju Prichard Colon Mendez, petinju indonesia, petinju dunia, petinju terbaik sepanjang masa, petinju kelas berat, petinju indonesia juara dunia, petinju islam, petinju muslim,

Ia kemudian tidak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit yang kemudian dokter mendiagnosisnya mengalami pendarahan otak. Colon akhirnya terbaring koma selama 221 hari.

Setelah koma selama 221 hari, sejak pertarungannya melawan Terrel Williams, Colón dipindahkan dari rumah sakit ke rumah ibunya di Orlando, Florida. Pada April 2017,Colón dinyatakan dalam kondisi vegetatif persisten.

petinju Prichard Colon Mendez, petinju indonesia, petinju dunia, petinju terbaik sepanjang masa, petinju kelas berat, petinju indonesia juara dunia, petinju islam, petinju muslim,

Kondisi vegetatif persisten (PVS) adalah kelainan kesadaran dimana pasien dengan kerusakan otak serius berada dalam kondisi sadar secara parsial namun tidak menunjukan persepsi dan reaksi kognitif terhadap rangsangan yang ada disekitarnya.

Mengutip dari dr M Radhian Arief, SpBS, batang otak merupakan bagian paling vital otak. Karena di batang otak inilah pengaturan fungsi kesadaran dan tidur manusia, juga fungsi pernapasan dan fungsi jantung. Bisa dikatakan pada batang otak inilah terdapat fungsi hidup manusia.

BACA JUGA  Juventus vs Casene Laga Uji Coba Pramusim, Juventus Menant Telak!

“Bila yang tersisa berfungsi hanya batang otak dan bagian otak lainnya sudah rusak, maka seseorang tersebut akan mengalami kondisi yang disebut dengan status vegetatif,” Ujarnya.

Apa itu status vegetatif? Itu merupakan keadaan dimana manusia tersebut hidup, bernapas dan jantungnya berdenyut, namun tidak ada kontak dengan sekitar. Dalam status vegetatif, yang bersangkutan juga tidak menyadari kondisi sekitar.

“Juga tidak ada fungsi kognitif atau daya ingat, sehingga dapat dikatakan seperti tumbuh-tumbuhan saja,” lanjut dr Radhian.

Tonton juga video dokumenter di youtube

//benoopto.com/4/4412659
Share via
Copy link
Powered by Social Snap
Ads Blocker Image Powered by Code Help Pro
Ads Blocker Detected!!!

We have detected that you are using extensions to block ads. Please support us by disabling these ads blocker.

Refresh